Breaking

LightBlog

Monday, February 15, 2016

Kehidupan desa(ku)

kehidupan desa(ku) harmoni yang ingin di capai dalam kehidupan yang mengalir mungkin sudah hampir tercapai di kehidupan sekitarku entah kesimpulanku ini karena terbawa suasana atau benar memang sudah begitu , gotong royong yang tulus saya rasakan beberapa hari ini ... dari segi religi mereka terutama orang-orang tua
40 ke atas yang bisa saya simpulkan , mereka begitu kusuk menjalani kehidupan religius , di imbangi dengan kerukunan antar agama yang saling mengisi ... contohnya saja begini ,di desaku mayoritas umat kristiani (katolik) saat hari raya natal / paskah maka umat muslim yang kebetulan hanya beberapa keluarga mengadakan ronda patroli membantu menjaga keamanan di rumah-rumah penduduk karena hampir semua keluarga pergi ke gereja ... dan sebaliknya saat hari raya idul fitri maka masyarakat yang beragama katolikpun ikut merayakan idul fiTri dengan ikut menyajikan suguhan camilan dan ikut maaf-maafan ... di sisi lain dari segi saling menolong maka mereka melakukan tanpa harus di suruh ... menganalisa masalah dan membentuk panitia kecil yang sifatnya spontan dan mengatasi masalah dengan bijaksana ... lalu kenapa saya menulis atikel ini ... karena baru saja merasa sangat terbantu dengan sistem yang berjalan itu , di kehidupan desa(ku) mungkin saya adalah keluarga baru yang belajar mandiri sehingga dari segi ekonomi maka kami masih harus belajar banyak .. saat saya ingin memperbaiki galeri kecil saya dan kekurangan dana maka dengan spontan saja mereka tanggap dengan keadaan kami dan membantu tanpa tanggung-tanggung malah hampir semua , coba kalo di pikir ...itu kan untuk keperluan bisnis kami , ekonomi kami pibadi knapa mereka malah membantu dengan cuma-cuma ? mungkin saja jalan pikiran mereka berbeda ... yaitu aga saya segera belajar tentang kehidupan bermasyarakat yang harmoni , karena mereka menyadari bahwa saya masih muda dan harus segera di beri contoh yang nyata karena anak muda itu biasanya tidak bisa di nasehati tapi hanya bisa di sentuh hatinya... anak muda itu semakin di kekang semakin memberontak ... dan mereka benar , sampai di titik ini saya benar-benar tersentuh dan dalam hati kecil membenarkan kehidupan jawa yang sepertinya harus di akui bahwa sistemnya hampir sempurna dengan sentuhan peka jaman yang tidak meninggalkan etika ..Maka akan berjalan dengan baik dan sebenarnya hal sederhana seperti ini harus berlaku di negri ini ... di mana hati nurani atau nurani kehidupan harua di jadikan pedoman untuk kelangsungan kehidupan bermasyarakat ... sistem jawa yang di kombinasikan dengan sentuhan jalan pikiran moden yang inovatif dan tetap menjunjung tinggi etika akan menghasilkan sebuah formula yang mungkin bik untuk di alirkan

No comments:

Post a Comment

Adbox